Melihat Seoul dari atas Namsan Seoul Tower

Jika anda mengunjungi Korea Selatan, jangan lupakan untuk mengunjungi Namsan Seoul Tower, sebuah kompleks wisata yang terdiri dari museum, jembatan ‘gembok’ cinta dan menara pandang untuk melihat Seoul dari ketinggian 237 meter. Untuk menuju N-Seoul Tower, setelah memarkirkan kendaraan kami harus mendaki kira-kira 1 km, karena kawasan ini terletak di perbukitan Namsan. Karena saat itu hujan dan keadaan di Namsan masih tertutup salju, kami harus berjuang melawan angin dan tetap berhati-hati agar tidak terpeleset di salju.

Untuk memasuki bangunan ini, tersedia beberapa paket wisata. Jika anda hanya ingin mengunjungi menara pandang yang terletak di lantai paling atas, anda akan dikenakan biaya 9.000 KRW untuk dewasa dan 5.000 KRW untuk anak-anak. Untuk memasuki Teddy Bear Museum, anda harus membayar sebesar 8.000 KRW untuk dewasa dan 5.000 KRW untuk anak-anak. Namun jika anda tertarik untuk mengunjungi keduanya, tersedia paket wisata seharga 14.000 KRW untuk dewasa dan 7.000 KRW untuk anak-anak. Tenang, meski terhitung cukup mahal, tapi apa yang akan anda dapatkan di dalam sesuai dengan harga yang anda bayarkan.

foto dari namsan tower

Mari kita lihat Teddy Bear Museum, museum kecil yang menceritakan kehidupan masyarakat Korea di masa tradisional dan modern dalam bentuk boneka beruang yang lucu. Beberapa boneka di museum ini di dapat anda gunakan sebagai teman berfoto. Setelah mengelilingi museum ini, sempatkan untuk mengunjungi museum shop, yang menjual aneka pernak-pernik boneka beruang. Sayangnya, harga yang ditetapkan di museum ini cukup mahal. Untuk sebuah gantungan kunci berbentuk boneka beruang, dihargai 9.000 KRW, jika dirupiahkan, 90.000 rupiah. Tapi tenang, ada satu barang yang menarik untuk dibawa pulang, kartu pos. Kartu pos yang dijual di tempat ini bergambar aneka pose beruang yang lucu, dengan baju-baju khas Korea.

Setelah puas elihat koleksi boneka beruang, jangan lupa untuk naik ke lantai paling atas, dan melihat kota Seoul dari atas menara. Lift yang digunakan untuk membawa pengunjung juga unik, langit-langit dari lift ini menggambarkan perjalanan kita yang seolah-olah menuju bulan. Setibanya di atas, tersedia beberapa kamera untuk melihat keadaan kota Seoul dengan tarif 500 KRW per 10 menit. Sayangnya, saat saya mengunjungi tempat ini, cuaca sedang berkabut, sehingga kota Seoul tidak terlihat jelas.

Sementara itu, turun satu lantai dari puncak menara, anda akan menemukan sebuah jembatan yang dipenuhi oleh gembok. Bukan karena jembatan ini tidak aman, tetapi karena gembok ini merupakan perlambang ikatan cinta yang abadi. Anda dapat memasang gembok yang bertuliskan nama anda dan pasangan, lalu mengikatnya di jembatan dan membuang kuncinya. Gembok ini dapat dibeli di toko di dalam menara seharga 10.000 KRW. Jangan lewatkan juga membeli pernak-pernik lucu di toko oleh-oleh, beberapa gantungan kunci dan magnet kulkas tergolong murah di sini. Tapi tolong, jangan kalap dan memborong terlalu banyak.

Jika anda tidak mengikuti tur khusus, ada beberapa cara untuk mencapai N Seoul Tower. Jika anda tertarik untuk menuju N-Seoul Towr menggunakan Kereta Gantung, anda berangkat menggunakan subway dan turun di Myeongdong Station exit 3. Selanjutnya, and dapat berjalan selama 10-15 menit mengikuti jalan di sisi kanan Hotel Pasific untuk menemukan stasiun kereta gantung. Kereta ini tersedia dari pukul 10.00-23.00, sesuai dengan jam buka N-Seoul Tower. Untuk menaiki kereta ini, anda dikenai biaya 8.000 KRW untuk dewasa dan 5.000 KRW untuk anak-anak dan mendapatkan tiket pulang-pergi.

Bisa juga anda menaiki Seoul City Tour Bus yang tersedia dalam tiga tipe sesuai jalur yang ditempuh. Anda dapat memilih menaiki bus yang memiliki rute daerah-daerah sejarah atau bus yang mengunjungi N-Seoul Tower di malam hari. Bus ini berangkat dari Gwanghwamun Donghwa Duty Free, yang dapat ditempuh dengan subway line 5 menuju Gwanghwamun Station exit 6.

Hampir sebagian besar teman Boma yang akhir – akhir ini Boma temui semua pada pengen ke Korea, gimana lagi ya…abis keren negaranya :), karena biasanya mereka itu pada backpackeran makanya mereka suka baca aneka buku panduan liburan hemat ke Korea, salah satunya yang satu ini.

info liburan ke korea

Bima

Professional wedding photographer and blogger since 2010 who put a concern to write a story about photography, traveling, culinary, and hospitality services

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *