Tsukiji Central Fish Market, Tempat Berakhirnya Hidup Si Ikan Tuna

Tokyo yang merupakan ibukota Negara Jepang adalah salah satu kota yang memiliki beragam tempat wisata modern dan juga kuil-kuil para Shinto yang terkenal. Namun, jika Anda merasakan tempat yang berbeda dengan tempat wisata modern, Anda bisa berkunjung ke sebuah pasar ikan terbesar di dunia yang berada di Tokyo, yaitu Tsukiji Central Fish Market. Berada di bagian atas stasiun bawah tanah, Pusat Pasar Ikan Tsukiji atau yang lebih dikenal dengan Tsukiji-shijo dalam bahasa Jepang ini terletak di jantung kota Tokyo, sehingga Anda yang ingin ke tempat ini bisa menggunaan kereta Hibiya Line Line dari stasiun Tokyo yang mempunyai rute menuju ke Tsukiji (exit 1 or 2). Sangat disarankan jika Anda ke pasar ini pada waktu shubuh, sekitar pukul 4 pagi waktu setempat, jangan khawatir kalau Anda merasa tidak nyaman, karena Anda akan melihat banyak turis asing juga yang datang di pasar pada waktu shubuh ini. Dari hasil statistik pemerintah daerah, terdapat ribuan wisatawan luar negeri yang berada di pasar ini saat shubuh untuk menikmati keramaian dan atraksi yang di tawarkan. Itulah sebabnya Pusat Pasar Ikan Tsukiji merupakan Pasar Ikan terbesar nomor 1 di dunia.

Selain adanya kegiatan seperti yang ada di pasar-pasar pada umumnya, seperti kegiatan tawar menawar, membeli, dan menjual, Pusat Pasar Ikan Tsukiji terkenal dengan kegiatan lelang ikan. di mana pembeli akan menawarkan harga pada pemasok ikan dan bersaing dengan penawar lannya untuk mendapatkan ikan yang di lelang.pelelangan ini biasanya dimulai sekitar jam 5 pagi dan berakhir di jam 7 pagi.

Selain kegiatan pelelangan, yang menjadi daya tarik lainnya di pasar ini adalah atraksi pemotongan ikan tuna. Ikan tuna yang segar maupun beku yang dipotong disini ukurnnya bisa mencapai tinggi anak kecil yang berusia 10 tahun, sehingga terlihat menarik saat para penjual mulai dengan lihai dan cepatnya memotong ikan tuna besar ini dengan mesin seperti gergaji menjadi potongan-potongan kecil untuk para pembeli.  Selain itu juga bisa kita lihat atraksi pemindahan ikan yang cukup unik di beberpa stand penjual di pasar ini, yaitu dengan cara dilempar dengan gaya bebas alias freestyle, tentu saja dengan ukuran ikan yang tidak terlalu besar. Kegiatan melempar ikan ini biasanya dilakukan para pegawai stand yang masih muda, biasanya dilakukan untuk memindahkan ikan-ikan dari kapal ke tempat penjualan, atau dari tempat penjulan kesepeda motor (retail), dan bahkan kepada pembeli. Biasanya ini dilakukan untuk menarik minat pengunjung dan pembeli.

Tidak perlu khawatir tentang kebersihan dan kerapihan pasar ini, saat Anda berjalan-jalan dan menikmati keramaian pasar ini, Anda tidak akan menemukn sampah yang dibuang sembarangan, ataupun suasana berantakan yang biasanya kita lihat di sebagian pasar tradisional di Indonesia. Kebersihan Tsukiji Centra Fish Market dijaga langusng oleh petugas kebersihan dari Pemerintahan Metropolitan Tokyo, sehingga tetap sesuai dengan Undang-Undang Higienitas Makanan yang ada di Negara ini.

Setelah puas jalan-jalan menikmati kegiatan pasar ini, Anda mungkin bisa menutup pengalaman mengunjungi Tsukiji Central Fish Market dengan mencoba sushi dengan ikan segarnya yang banyak di jual di warung-warung makan di pasar ini. Selain sushi, ada juga berbagai macam menu seafood lainnya yang bisa Anda pilih sesuai dengan selera.

Lihat juga tulisan kita tentang menjelajah Kiyosumi Garden berikut ini.

Boma

Professional blogger since 2010 who put a concern to write a story about traveling, culinary, and hospitality services - An airbnb Host since 2013 in Boma House Yogyakarta

2 thoughts on “Tsukiji Central Fish Market, Tempat Berakhirnya Hidup Si Ikan Tuna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *