Berlibur ke Desa Shirakawago Jepang, Situs Warisan Dunia Yang Dilindungi UNESCO

Jepang adalah salah satu Negara maju didunia namun demikian negara ini masih memiliki perkampungan layaknya seperti yang kita temukan di Indonesia salah satunya adalah Desa Shirakawago. Secara geografis desa ini berada di lembah gunung Ryohaku dan lembah sunga Sho-gawa. Desa Shirakawago juga telah dinobatkan sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO karena nilai sejarahnya yang tinggi. Bukan hanya itu, desa ini juga memiliki alam yang luar biasa indahnya. Karena itu tidak heran jika banyak turis asing yang melancong ke Jepang karena ingin mengunjungi desa ini. Nah, berikut ini Bomanta berikan ulasan tentang desa Shirakawago sebagai inspirasi anda semua ketika akan berlibur ke Jepang.

Informasi tentang Desa Shirakawago

Banyak orang berpendapat bahwa desa Shirakawago sama dengan Gokayama, namun pada kenyataannya kedua tempat tersebut sangatlah berbeda sekalipun memang keduanya berdekatan dan ketika anda ingin pergi ke kedua desa ini maka anda juga akan menaiki bus yang sama karena itu wajar bila banyak orang mengatakan Shirakawago adalah Gokayama. Bagaimana sebenarnya keadaan desa Shirakawago ini? Secara umum, desa ini adalah sebuah desa kecil dengan penduduk sekitar 2000 jiwa saja dan kebanyakan dari mereka tinggal di rumah-rumah yang disebut sebagai Gassho Zukuri. Keadaan sekeliling desa ini adalah pegunungan dan perbukitan, dimana ketika anda berkunjung ke Shirakawago terutama pada waktu musim dingin, suasananya sangatlah eksotis seakan-akan anda berada di dunia yang berbeda.

Mengenai Gassho Zukuri, ini adalah nama sebuah rumah yang bentuknya sangat unik dimana semua orang yang tinggal di desa ini memiliki rumah yang bentuknya sama dengan atap yang tinggi dan membentuk sudut segitiga layaknya sebuah tangan yang sedang berdoa dalam ajaran Budha. Bentuk atap runcing dari rumah Gassho Zukuri ini ternyata sangat berguna ketika musim salju tiba dimana ketika maka atap curam ini akan memudahkan salju jatuh ke tanah dan tidak menambah bebas atap rumah.

Tempat Wisata Desa Shirakawago

Ketika anda bertanya soal tempat-tempat wisata di desa Shirakawago, maka jawabannya adalah desa itu sendiri. Desa Shirakawago memang menjadi tempat paling favorit bagi para turis yang datang dari seluruh penjuru dunia yang ingin melihat wujud desa yang masih asli di wilayah pedalaman Jepang. Ketika anda datang ke desa ini, anda bisa menikmati alam yang begitu indah karena tempat ini penuh dengan perbukitan selain itu anda juga bisa berkunjung ke rumah Gassho Zukuri untuk mengobati rasa penasaran anda dan berbaur langsung dengan warga sekitar.

Saat ini hanya ada sekitar 114 rumah Gassho Zukuri yang tersisa bahkan ada satu rumah Gassho Zukuri yang sudah berusia 300 tahun namun hingga saat anda membaca tulisan kami, rumah tersebut masih dihuni oleh pemiliknya. Ada satu rumah yang disebut Wada House yaitu rumah Gassho Zukuri terbesar di desa ini namun anda harus membayar tiket sebesar 300 yen agar bisa memasuki rumah khas ini. Ada juga rumah-rumah lainnya yang bisa anda lihat seperti Kanda House, Nagase House, dan Tayoma House.

Para wisatawan bisa juga melihat desa ini dari atas bukit yang begitu terlihat indah dan mempesona. Ketika berkunjung ke desa ini anda juga bisa menikmati makanan khas di desa setempat. Tidak perlu khawatir soal penginapan, di desa ini juga ada penginapan khusus untuk pengunjung karena memang desa ini sudah terkenal dengan wisatanya.

Selain rumah khas desa Shirakawago anda juga bisa mengunjungi kuil, museum Gassho Zukuri Minkaen, Instal kuda, pengolahan batu bara, dan sebagainya. Selain itu, anda juga bisa melihat proses pembuatan makanan khas Jepang yang disebut mie Soba. Tempat ini sunggu luar bisa karena masih menjaga nuansa tradisional seolah-olah anda seperti hidup di zaman Meiji dan yang membuatnya lebih menarik lagi adalah lokasinya yang jauh dari perkotaan.

Boma

Professional blogger since 2010 who put a concern to write a story about traveling, culinary, and hospitality services - An airbnb Host since 2013 in Boma House Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *