Bahkan “Gorengan” Sekalipun Dijual di Chun Yeung Street


Di kesempatan kedua dimana saya mengunjungi Hong Kong apalagi tanpa membawa anak-anak sudah jelas bukan tempat seperti Disney Land lagi yang ingin dikunjungi melainkan sebuah tempat yang tidak banyak dikunjungi wisatawan. Yang jadi luar biasa justru di tempat-tempat seperti inilah saya bisa bertemu dengan ratusan warga asli Hong Kong yang sedang beraktivitas. Yang membuat tempat yang saya akan bahas kali ini terkenal adalah suasana lokalnya dan nama daerah tersebut adalah Chun Yeung Street, sebuah jalan sepanjang kira-kira 1km tempat dimana sebuah pasar atau dikenal dengan istilah Wet Market berada. Di tempat ini para warga lokal berjualan sayuran, daging babi, daging sapi, buah-buahan, ayam potong, hingga bumbu masak yang biasa dipakai harian.

hong kong street photoshots 1 copy

Setelah sempat Clingukan ada sebuah toko kecil yang menarik untuk saya kunjungi dan baru sampai di pintu masuknya saya sudah kaget karena ada tulisan “Tolak Angin and Gorengan are Available Here!” Ha3x langsung ngakak tanpa basa-basi lagi dan setelah saya lebih masuk ke dalam di toko ini juga menyediakan beragam mie instan asli karya anak bangsa seperti Indomie, Supermi, Sarimi, hingga Mie Sedap. Karena penasaran akhirnya saya tanya ke kasirnya kenapa banyak barang asli Indonesia di toko ini dan mereka menjawab karena di area inilah tempat dimana para TKI yang bekerja sebagai asisten rumah tangga kerap diminta majikannya untuk belanja dan mayoritas para pekerja itu berasal dari Sragen, Madiun, Magetan, dan kota-kota kecil lainnya…..tentu saja sudah dengan penampilan yang jauh lebih kece daripada saya 🙂

Hal menarik selanjutnya dari Chun Yeung Street adalah adanya jalur Tram di tengah jalan yang masih dipergunakan untuk pengoperasian Tram tua di Hong Kong jadi memang perlu hati-hati kalau berjalan di area ini dan ketika sudah ada bunyi klakson Tram klonteng…klonteng…klonteng sebaiknya kita minggir dulu. Tram tua Hong Kong berjalan sangat lambat jadi kesempatan untuk minggir maupun menghindar akan sangat memungkinkan dan di tempat inilah saya menemukan suasana yang sangat menarik dari Hong Kong.

Untuk masalah bangunan di area ini saya bisa katakan, super duper cantik!….khas bentuk bangunan apartemen tua yang cuma ada jendela dari atas ke bawah serta 1 pintu utama di lantai 1. Bentuknya-pun sudah usang dengan warna cat yang hampir dipastikan memudar di semua sisi bangunan. Di kejauhan sekalipun bisa kita lihat warga lokal yang menjempur handuk dan pakaian menggunakan batang bambu yang langsung dipasang di luar jendela, sangat menarik!!! dan khusus bagi anda yang sudah bosan dengan suasana urban yang ramai dan penuh dengan hiruk pikuk metropolitan Chun Yeung Street ini pasti laksana surga bagi anda semua.

Untuk menuju ke Chun Yeung Street ini anda cukup pergi menggunakan MTR dan turun di North Point Station dan Chun Yeung Street akan berada di salah satu gang dari North Point Road. Jika anda bingung anda bisa tanya kepada polisi yang biasa patroli di sekitar tempat itu atau para pejalan kaki karena mereka akan membantu menunjukkan anda dimana tempat ini berada.

Sekarang saatnya anda coba pengalaman baru menjelajah Hong Kong, jika ini kesempatan pertama anda liburan ke Hong Kong maka masukkan tempat eksentrik satu ini ke dalam daftar perjalanan anda selain area-area standar seperti Causeway Bay dan Avenue of Stars.

Dan, untuk lebih melengkapi persiapan liburan ke Hong Kong anda bisa membaca panduan liburan ke Hong Kong lengkap dengan daftar tempat-tempat wisata yang harus dikunjungi, tempat makan favorit orang Hong Kong, hingga hotel-hotel dari yang murah sampai yang mahal untuk referensi anda menginap. Baca segera ebook panduan liburan ke Hong Kong berikut ini:

buku wisata hong kong

Boma

Professional blogger since 2010 who put a concern to write a story about traveling, culinary, and hospitality services - An airbnb Host since 2013 in Boma House Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *